Kuikuti nada langkahnya
Mengalun diatas khayalan
Sayangnya tidak nyata
Hanya ada raganya
Tak ada jiwanya
Mencoba mendengar nadanya
Rasanya percuma
Menghilang begitu cepat
Hingga aku tak bisa mendengarnya lagi
Dan aku ingin merubah hal itu
Namun sia-sia
Karena aku yakin hanya sesaat
Biarlah mereka menerka
Mereka hanya ingin tahu dan tidak akan perduli
Lantas yang kulakukan hanya menengadah, menatap
dan tak perlu ada sebait harapan
Biarlah nada itu mengalun
Tanpa terkekang kenyataan
Ada sisi lain dalam nada-nadanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.